Tumblelog by Soup.io
Newer posts are loading.
You are at the newest post.
Click here to check if anything new just came in.
MunarohMukuan

Sediakan Rp4 Juta Untuk Nikmati Bus Premium Blue Bird

PUBLIK BOGOR - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax RON 92 sebesar Rp200 menjadi Rp8.600 per liter dari harga sebelumnya Rp8.400 per liter. Menurut pihak SPBU setempat, kelangkaan terjadi karena pengiriman jumlah bbm jenis premium mulai dibatasi oleh pihak pertamin pusat, itu dijelaskan oleh Santi selaku staff administrasi di SPBU setempat. Berbanding terbalik dengan BBK, penurunan konsumsi terjadi pada bahan bakar jenis Premium. Harga lama BBM Shell sebelumnya untuk jenis Super masih Rp 9.950 per liter, setelah sempat dijual Rp 10.280 per liter.
RIFANFINANCINDO BERJANGKA - Potensi Besar, Rifan Financindo dan BBJ Gelar Edukasi Pasar
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyatakan telah menegur PT Pertamina (Persero) terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium. Bandung, -PT Pertamina (Persero) mengklaim tetap menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di 93 SPBU wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Sumedang dan Priangan Timur.
Rencana Menteri Rini Percepat 11 Anak Usaha BUMN Jual Saham
Itu artinya, perbedaan harga dengan premium masing-masing mencapai Rp950 per liter dan Rp1.700 per liter. Untuk 2018, kuota penugasan PT AKR Corporindo sebesar 250 ribu kiloliter (kl) jenis BBM tertentu dengan penugasan di seluruh wilayah Indonesia. Apik menjelaskan, revisi perpres itu akan memasukkan klausul baru, yakni menugaskan PT Pertamina (Persero) menyediakan dan mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Jawa, Madura, dan Bali.
Pemerintah menyatakan harga baru tersebut berlaku untuk wilayah penugasan luar Jawa-Madura-Bali dari sebelumnya Rp 6.600 menjadi Rp 6.800 per liter. Direktur BBM BPH Migas, Setyorini Tri Hutami mengatakan keresahan soal kelangkaan BBM Premium ini diakibatkan kenaikan harga BBM Pertalite sehingga warga yang sebelumnya sudah beralih ke BBM Pertalite karena selisih harga yang tak terlalu jauh, kembali lagi ke BBM Premium.
Dirinya melanjutkan, hal tersebut menyusul terjadinya kekurangan pasokan Premium di beberapa wilayah Indonesia. ”Dengan revisi prepres, semoga kebutuhan masyarakat akan BBM jenis premium bisa terpenuhi,” harap Imam. "Harga BBM di Indonesia sangat mahal dibandingkan di luar negeri karena struktur harga yang banyak. Di wilayah Sumsel ini, dari 147 total SPBU, sebanyak 80 persen di antaranya masih menyediakan premium dan solar.
Terkait Ledakan Bom Di Surabaya, Analis Prediksi IHSG Masih Di Zona Hijau
Adapun, kalau secara prinsip, di Perpres tersebut juga tertulis kalau Premium di wilayah Jamali ini sudah masuk subsidi silang," pungkasnya. Akhirnya pemerentah bilang, Ya udah Jawa, Madura, Bali juga wajib ada lagi bensin premium. Terpisah, General Manager Pertamina MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto, mengklaim pihaknya tidak mengurangi kuota penyaluran dan distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi seperti premium.Pertamina Wajib Sediakan BBM Premium Di Jawa, Madura
Dengan tidak adanya perubahan harga tersebut, maka BBM jenis Premium penugasan untuk wilayah di luar Jawa, Madura dan Bali (Jamali) tetap Rp6.450 per liter dan BBM jenis Solar subsidi tetap Rp5.150 per liter. Sesuai Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014, harga BBM jenis solar subsidi, minyak tanah subsidi, dan Premium di luar Jawa, Madura, Bali ditetapkan oleh pemerintah.
Arya Dwi Paramita, External Communication Manager PT Pertamina, mengatakan masih banyak masyarakat yang berpikir kalau BBM jenis Premium masih disubsidi oleh pemerintah pusat hingga saat ini. Pertamina harus mampu merevitalisasi kilang-kilang minyaknya agar mampu mengolah dan memproduksi BBM yang lebih baik, seperti RON 92 atau Pertamax, untuk menggantikan Premium.
Pemerintah mulai hari ini sejak Pukul 00.00 (1 Maret 2015) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) atau bensin jenis premium. Hal yang sama juga diungkapkan anggota Komisi VII lainnya Hari Purnomo, apa BBM premium penugasan sama dengan BBM subsidi, jika itu tidak termasuk BBM subsidi, maka pemerintah melanggar putusan Mahakamah Konstitusi (MK), yang melarang harga BBM ditetapkan berdasarkan mekanisme pasar.
Jadi, beban Premium memang bertambah karena harga minyak dunia naik, tetapi ada juga pendapatan lain dari hulu yang bisa menekan hal tersebut. Menurut Jonan, penetapan harga BBM jenis Premium dan Solar tidak naik ini dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat. "Semua harga BBM tidak naik," kata Wakil Presiden Komunikasi Korporat Perusahaan Pertamina Wianda Pusponegoro dalam siaran pers, Jumat.

Don't be the product, buy the product!

Schweinderl